News

Indonesia Masuk Board of Peace, Dinilai Perkuat Diplomasi Prabowo

Jakarta (KABARIN) - Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai langkah Indonesia bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden AS Donald Trump menjadi bukti penguatan diplomasi strategis Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Amelia di Jakarta, Jumat, diplomasi ini bersifat aktif, bermartabat, dan tetap fokus pada kepentingan nasional serta stabilitas kawasan dan dunia.

Ia menekankan bahwa langkah ini bagian dari konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

"Kita, Indonesia memandang setiap forum perdamaian internasional sebagai ruang strategis untuk memperjuangkan nilai-nilai dialog, penyelesaian damai konflik, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta perlindungan warga sipil sesuai dengan hukum internasional," katanya.

Amelia menambahkan bahwa keikutsertaan Indonesia bukan untuk berpihak pada kekuatan tertentu, melainkan sebagai kontribusi konstruktif agar suara negara berkembang tetap terdengar dalam upaya perdamaian global.

Indonesia harus terus menjaga posisi independen, kritis, dan solutif dengan memastikan setiap inisiatif perdamaian sejalan dengan Piagam PBB serta prinsip multilateralisme yang inklusif.

"Indonesia berkepentingan untuk tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga kontributor gagasan dalam membangun tatanan dunia yang lebih adil, stabil, dan berkelanjutan," ujarnya.

Sebelumnya, Menlu RI Sugiono menyebut keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza sebagai pengakuan dunia atas peran diplomasi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di Palestina.

“Keanggotaan kita di dalamnya merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap diplomasi Indonesia serta pada posisi dan pandangan Indonesia terhadap perdamaian dunia dan, khususnya, perdamaian di kawasan tersebut,” kata Sugiono.

Sugiono menambahkan bahwa dengan ditandatanganinya Piagam Dewan Perdamaian oleh Presiden Prabowo Subianto di sela-sela agenda World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, Kamis, badan ini resmi menjadi organisasi internasional.

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: